SEKILAS INFO
: - Sabtu, 19-06-2021
  • 1 tahun yang lalu / Ini adalah artikel sekilas info Warta NU Bagor Nganjuk, Pantau terus untuk info selengkapnya
  • 1 tahun yang lalu / Temukan Informasi mengenai NU Bagor Disini
  • 1 tahun yang lalu / Selamat datang di Website WARTA NU BAGOR NGANJUK
PUASA, BUDAYA  KONSUMTIF DAN  HEDONISME

Ali Anwar Mhd
Ketua PC ISNU Nganjuk

Puasa ramadhan itu tidak ringan. Tapi diperintahkan dan diwajibkan kepada semua orang beriman. Baik laki-laki, perempuan, muda, dewasa, bahkan anak kecil yang belum baligh supaya dilatih untuk berpuasa.

Tidak ringan tapi diperintahkan. Tentu memiliki tujuan dibalik perintah tersebut.

Berpuasa, untuk mendidik dan mengekang semua keinginan. Mendidik untuk melatih hidup dengan terbatas dan kesederhanaan.

Makan yang biasanya tiga sampai empat kali berubah menjadi dua kali. Minum yang asalnya setiap saat dan waktu di siang hari diperbolehkan, menjadi harus menunggu saat adzan magrib tiba.

Perintah puasa yang tidak ringan, bagi orang beriman kuat adalah sesuatu yang bisa, alias tidak berat. Malah dia bisa menikmati dari esensi perintah puasa tersebut.

Esensi puasa adalah mendidik supaya seseorang memiliki kontrol diri yang sudah dilatih melalui pengekangan dan pembentukan pribadi untuk berprilaku sederhana.

Kontrol diri dan kesederhanaan lahir dari buah keimanan. Nilai ini yang diharapkan terus dijadikan setandart saat menjalani titah perjalanan hidup.

Mengapa terkadang lahir sikap yang sebaliknya. Misal seseorang saat puasa malah melepas kontrol, semua keinginan dipenuhi, begitu mampu melalui batas finis waktu yang dilarang.

Seseorang tersebut malah membangun kebiasaan konsumtif-hedonis yang melahirkan mahalnya hidup. Bukan sebaliknya untuk melahirkan kesederhanaan hidup.

Jika masih terjadi demikian, maka perintah puasa belum melahirkan hasil efektif dari subtansi esensi perintah puasa tersebut. Belum mampu menjalani perintah berdasarkan kuatnya iman, tapi hanya formalitas yang masih bercampur budaya. Misal sebab malu dengan yang lain.

Padahal tujuan perintah puasa supaya semakin beriman dan bertaqwa, dengan indikator kuatnya sikap kontrol diri dan kesederhanaan yang dilahirkan.

Semoga kita semua termasuk orang-orang yang semakin beriman, dan bisa mencapai tujuan esensi puasa ramadhan setelah menjalaninya, dan dan sebagai landasan untuk menjalani hidup sebelas bulan berikutnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Data ORGANISANI

WARTA NU BAGOR NGANJUK



JL. Tamanan
KEC. Bagor
KAB. Nganjuk
PROV. Jawa Timur
KODE POS 64461
TELEPON 085238439337
FAX -
EMAIL wartanubagornganjuk@gmail.com

Maps Organisasi